Bagian-Bagian Rumah Batak
Bagian-Bagian Rumah Batak

Bagian atap
Bagian atap merupakan bagian paling atas dari rumah asli Batak ini. Bentuk atap dari rumah adat ini mengambil ide dari punggung hewan kerbau yang berbentuk melengkung.Konsep ini sengaja diadopsi agar bagian atap dari rumah adat ini terlihat lebih aerodinamis ketika melawan angin dari danau.
Selain itu, bagian atap dari rumah Batak terbuat dari ijuk yang mana sangat mudah didapatkan di daerah tersebut. Terlebih lagi, ijuk dianggap sebagai sesuatu yang suci.
Biasanya masyarakat Batak menggunakan bagian atap rumahnya untuk menyimpan benda-benda yang dianggap keramat atau pusaka keramat.
Pintu masuk rumah
Sesuai dengan namanya, pintu masuk rumah Batak terletak pada bagian paling depan. Pintu masuknya mempunyai tampilan yang menarik karena dihiasi oleh ukiran, tulisan, hingga lukisan unik.Desain pintu utama ini tergolong unik, karena menjorok ke dalam, dengan lebar 80 cm dan ketinggian kurang lebih 1,5 meter.
Badan rumah
Selaras dengan namanya, badan rumah terletak pada bagian tengah dari bangunan unik tersebut. Badan rumah yang terletak di tengah ini memiliki makna bagi masyarakat setempat sebagai dunia tengah.Dunia tengah memiliki arti sebagai tempat aktivitas manusia seperti halnya bersenda gurau, tidur, memasak, bersantai, dan sebagainya.
Pondasi rumah
Pondasi rumah yang diadopsi oleh suku Batak ini menerapkan tipe pondasi cincin. Tipe pondasi cincin tersebut memiliki makna sebagai tumpuan dari kolom kayu yang ada di bagian atasnya.Tiang yang digunakan sebagai penyangga bangunannya memiliki diameter sekitar 42 hingga 50 cm, dan berdiri di atas batu ojahan yang memiliki struktur fleksibel yang tahan terhadap gempa.
Dinding rumah
Dinding rumah Batak sengaja dibuat miring agar angin yang berasal dari luar rumah nantinya lebih mudah masuk ke dalam. Adapun tali yang digunakan untuk mengikat dindingnya sering disebut masyarakan sekitar sebagai ret-ret.Ret-ret terbuat dari bahan ijuk dan rotan yang berbentuk pola layaknya cicak dengan dua kepala saling bertolakan. Pola tersebut bermakna sebagai penjaga rumah yang memiliki makna untuk saling menghormati.

Comments
Post a Comment